Author: Elinus Waruwu
•Selasa, Maret 02, 2010

Hari ini (28/1) Pastor Paroki dan seluruh umat di Katedral St.Teresia Sibolga bergembira karena resmi mendapat Imam baru. Umat pantas bersyukur dan berterima kasih karena tenaga Imam bertambah di Katedral itu, mereka merayakan lewat syukuran perayaan Misa Pertama dan acara ramah tamah.

“Banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang diterpilih…” Kata-kata yang biasa terdengar bila adanya Imam baru yang hadir di tengah-tengah umat. Begitulah peristiwa penting ketika hadirnya seorang Imam baru yaitu P. Martin Halawa Pr yang telah ditahbiskan 25 Februrai 2010 di Nias. Kini, Pastor muda itu memulai tugas pertama di Katedral Santa Teresia Sibolga. Diawali pagi, Misa Pertama dua kali di Katedral setelah adanya ketetapan dan ditetapkan Bapak Uskup Mgr.Ludovikus Simanullang OMCap sebagai Pastor Pembantu di Katedral Santa Teresia Sibolga. Acara kegembiraan diakhiri pada pesta penyambutan imam baru malam harinya.

Pesta syukur dan sederhana atas Imam yang baru disambut dengan baik oleh Pastor Paroki P.Alfons Ampu Pr bersama ratusan orang mewakil umat pada acara ramah tamah. Turut menyampaikan kata-kata sambutan mewakili umat, stasi-stasi, paroki, dan keuskupan. Tampak hadir pada acara ramah tamah di ruang pertemuan paroki itu, antara lain P.Metodius Sarumaha OFMCap sekretaris Keuskupan, P.Barnabas Winkler OFMCap mantan Administrator, P.Kristof Jansen OFMCap dan P.Blasius Fau OFMCap mewakili para imam senior, P.Posma Manalu Pr (Pastor Paroki Santu Yosef), dan beberapa komunitas seperti SCMM, OSF, Asrama Putri, dan Tokoh-tokoh umat lainnya.


Dukungan Doa dan Hiburan

Ibu Evelyn yang mewakili sambutan atas nama umat Paroki menyatakan dukungan doa untuk Pastor yang baru. Bahkan ibu itu mengungkapkan perasaan sangat senang dengan bertambahnya Imam di katedral Sibolga, lanjutnya, pada misa pertama pagi itu dia sangat terpesona dengan kisah cerita P.Martin yang satu minggu sebelum ditahbis, keluarga yang dari semula Protestan akhirnya menjadi Katolik. “Itu sangat luar biasa Pastor, perjuangan berpuluh tahun di mana keluarga Pastor belum katolik, dan itulah karya Allah yang sangat besar lewat pribadi Pastor, luar biasa, Pastor…” tutur Ibu Evelyn yang selalu tekun, dan rajin berdoa melalui kelompok persekutun doa karismatik di Paroki itu, sambil mengajak seluruh umat Paroki mendukung tugas-tugas panggilan Pastor baru.

Dukungan doa itu juga mengalir dari P.Metodius Sarumaha OFMCap ketika menyampaikan sambutan, harapan dan penegasan tentang tugas P.Martin sebagai pastor pembantu. Pastor Metodius menyatakan senang atas dukungan umat terhadap Pastor baru, sebagaimana telah dirangkai pada acara sederhana dan harapan-harapan umat yang telah disampaikan. Ada kesan bahwa P.Martin sangat dicintai oleh umat di Paroki itu dengan memberikan dukungan berupa materi dan kado-kado. Memang benar, dari perwakilan umat itu banyak menyampaikan ampau, amplop, kado sebagai tanda dukungan. Bahkan P.Martin juga diulosi sebagai tanda cinta dari umat. Maka, Keuskupan berharap dengan tanda itu semua, meneguhkan P.Martin seperti gema pada Injil hari ini: “Inilah Putra-Ku yang Kukasihi, dengarkanlah Dia…”. Kutip P.Metodius sambil berharap kepada Pastor Paroki yang sudah senior berpengalaman dalam menangani dan melayani paroki agar nantinya bisa bekerja sama.

Terlihat pada acara syukuran itu, ada cara makan bersama. Beberapa selingan berupa hiburan menyelingi kata-kata sambutan seperti dari kelompok Susteran SCMM, Asrama Putri Santa Anna, Susteran OSF yang kesemuanya lagu rohani dari bahasa daerah Batak maupun Bahasa Indonesia. Secara bergurau ketika mengucapkan terima kasih, dan menyanyikan tiga buah lagu yang diringi gitar oleh Sr. Clara Manao OSF saat menyapa umat menyampaikan mohon maafnya. “Saya berterima kasih kepada seluruh Panitia dan seluruh umat yang telah bersusah payah menyiapkan semua kegembiraan ini, yah… seandainya bukan pada masa Prapaskah mungkin pesta kita ini jauh lebih besar lagi dibuat oleh Paroki.” sindir P.Martin sambil terus bernyanyi dan sesekali menanyakan apakah masih ada kado pemberian umat lagi. Selamat ya, Pastor Martin, semoga imamat kekal samai akhir ! ***

This entry was posted on Selasa, Maret 02, 2010 and is filed under , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: